Cerberus Gaming

Mengenal Sosok Captain Price Dalam Call of Duty Modern Warfare 2019

Pada kesempatan kali ini kita tidak akan dulu melanjutkan Gameplay Walkthrough bersubtitle Indonesia-nya dulu, kali ini saya akan mencoba berbagi informasi soal sang protagonis dari Call of Duty Modern Warfare 2019. Yup, The veteran Captain Price, dari resimen 22nd Special Air Service, atau yang sudah kita kenal dengan sebutan SAS. So, tidak perlu panjang lebar, ayo kita mengenal lebih dekat the Bravo Six. Oh iya, di sini saya tidak akan bahas Captain Price versi trilogy Modern Warfare sebelumnya, melainkan Captain Price versi reboot. Kita masih belum tahu pasti apakah cerita dalam Modern Warfare terbaru ini berkesinambungan dengan versi terdahulunya atau tidak. So, tidak perlu berlama-lama lagi. Let’s check it out!

John Price, seorang pria paruh baya yang sangat lihai dan pandai bertempur ini memulai karirnya di dunia militer saat dirinya berumur enam belas tahun. Dia telah menghabiskan waktunya bersama British Army selama 18 tahun. Di masa mudanya pun John Price sudah berprestasi. Hal tersebut dibuktikan dengan menjadi salah satu kadet termuda yang lulus Royal Military Academy sebagai commissioned officer. Commissioned officer adalah sebutan tentara yang memiliki pangkat Letnan Dua ke atas, Price lulus dalam posisi apa masih belum diketahui. Selain itu juga dia berhasil dan terpilih dalam Special Service Commando, yang akhirnya dia direkrut menjadi pasukan Special Air Service, atau yang dikenal dengan sebutan SAS.

John Price telah menyelesaikan berbagai misi dan operasi rahasia yang dominannya dikirim ke daerah Timur Tengah, salah satunya adalah negara Urzikstan. Di sana John Price yang masih berpangkat Letnan menolong Farah Karim dan para tahanan lainnya yang waktu itu jadi tahanan Jendral Barkov. Dengan seringnya dia beroperasi di Timur Tengah, tidak heran kalau dia pun paham dan fasih berbahasa arab. Hal tersebut dibuktikan ketika Price menanyakan posisi The Wolf, komandan teroris Al-Qatala pada keluarga militan yang ditangkap.

Dengan prestasinya tersebut, John Price akhirnya diangkat menjadi Captain pada tahun 2011, dan memiliki kode panggilan “Bravo Six.” That’s why dalam reveal trailer sobat gamer bisa melihat Captain Price mengatakan “Bravo Six.. Going Dark” dan terus mengatakan “Bravo Six” berkali-kali pada chapter Clean House.

Perjalanan karirnya pun di dunia militer tidaklah mudah… Dia menghabiskan waktunya untuk ditembak, ditangkap, ditinggalkan, diledakkan, disiksa dan ditinggal mati begitu saja. Namun Captain Price membedakan dirinya dengan prajurit lainnya, dengan tindakannya yang gagah berani dan terus berjuang, membuat dirinya jadi bagian dari sejarah yang luar biasa bagi resimen SAS.

Sebagai seorang kapten, Captain John Price memilki spesialiasasi misi yang berbau anti–hijacking dan/atau counter–terrorism. Dia juga ahli dalam Tactical Close Quarter Battle, atau pertempuran jarak dekat dan juga ahli dalam menyelamatkan sandera. Secara skill individu, sobat gamer jangan ragukan lagi kemampuannya. Dia dikaruniai insting yang luar biasa dan juga tekad yang “gila” tak terkendali. Captain Price juga memiliki skill combat-tracker yang mumpuni, baik itu di medan air maupun daratan yang tak stabil sekalipun. Captain Bravo Six ini juga paling ahli dalam seek and strike, hal tersebut bisa terlihat dalam chapter Clean House dan The Wolf’s Den yang berjalan mulus dan rapi. Dia juga pandai dalam mengintai, menjadi Sniper, dan melakukan sabotase, baik itu secara rahasia maupun terang-terangan, di medan mana pun, hutan, gurun, dan perkotaan bukan kendala bagi dirinya.

Namun jangan salah, dia pun bisa jadi penangkap atau bahkan jadi pembunuh orang-orang High Value Target, atau orang-orang yang bernilai tinggi di dunia militer, dan tentunya itu bukan tugas resmi! Captain Price pun sangat dekat dengan intelejen Barat, itulah sebabnya di awal game dia berkomunikasi dengan Kate Landswell, seorang Station Chief CIA di Amerika Serikat. Dia memiliki base di Eropa dan siap dipanggil dimana pun dan kapan pun untuk beraksi. So be careful with this old man

Secara personal, Captain Price percaya bahwa tugas seorang prajurit untuk berperang adalah untuk sesuatu yang baik. Price selalu berperang untuk apa yang menurutnya benar, tapi dia juga paham bahwa “kebenaran” tidak selalu dibela olehnya. “One man’s terrorist is another man’s freedom fighter”, yang artinya “seorang teroris adalah seorang pejuang kemerdekaan lainnya”, kalimat tersebut sering terucap olehnya. Dengan kata lain, bagi satu sisi mungkin mereka penjahat teroris, tapi bagi pihak lain mereka adalah pejuang, bahkan seorang pahlawan. Walaupun terkadang dia pun jadi pribadi yang tidak bisa ditebak dan bebas, dia memiliki satu prinsip yang dia pegang, “We get dirty, and the world stays clean.” (Kita jadi kotor, dan dunia tetap bersih).

SUMBER