Cerberus Gaming

SEDJAK 1949 – Spetsnaz dan Profil Minotaur, Bale, Rodion Dalam Call of Duty Modern Warfare Indonesia

Ok, kali ini kita beralih ke Allegiance lagi ya, setelah kita udah kenalan sama Chimera dan Warcom, kita ke sub factrion di Allegiance, selang seling. Kali ini saya akan membahas Spetsnaz, sebuah pasukan elit atau special force dari Rusia dan bahkan jadi special force paling tua yang pernah ada ya. Pasukan ini sudah ada sejak zaman cold war, atau bahkan pasca World War II, tepatnya di tahun 1949, pasukan ini didirikan. (sebenernya yang paling tua itu ada lagi ya, yaitu Demon Dogs alias US Marine, pokoknya mereka tua banget dah, tapi mereka bukan Special Force, nanti saya bahas di next video).

Nah, pada kesempatan kali ini saya akan membahas lebih detail apa itu Spetsnaz (ini pembahasan Real Life ya, karena Spetsnaz emang ada di Real Life) sama karakter fiktif yang ada di dalam game Call of Duty Modern Warfare dan Warzone, diantaranya Bale, Minotaur, Rodion, dan Nikto. Untuk Nikto saya ga akan bahas ya, karena emang sudah saya bahas di video sebelumnya (sobat gamer bisa cek ya). So, segarang apa sosok Spetsnaz ini, tanpa tunggu lama-lama lagi, let’s check it out!

Ok, kita mulai… Spetsnaz… adalah sebuah special elite force yang cenderung bergerak untuk counter-terrorism, Misinya banyak banget ya, namun dominan misi yang mereka jalankan itu berupa Direct action alias terjun perang langsung, Hostage rescue, dan Covert operations atau operasi rahasia. Pasukan khusus ini dikontrol oleh banyak institusi ya, dengan kata lain, setiap institusi itu memiliki Spetsnaznya masing-masing. Ada institusi khusus yang bernama military intelligence service GRU (atau untuk bagian Spetsnaz, bisa dibilang Spetsnaz GRU). Ada juga Spetsnaz yang dikendalikan dibawah Separate Operational Purpose Division atau ODON, dan juga Septsnaz dibawah arahan Ministry of Emergency Situations atau kementrian situasi darurat (namanya juga negara besar ya, hal yang bersifat darurat aja harus ada kementriannya sendiri, beda dengan Indonesia yang dipegang kemenhan kalau ada situasi darurat di Indonesia).

Nah, kalau di dalam game Modern Warfare, Spetsnaz yang itu dikendalikan oleh Federal Security Service atau FSB. Dalam FSB pun, Spetsnaz dibagi jadi dua ya, ada Spetsgruppa “A”, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Alpha Group, dan juga ada Spetsgruppa “V” atau yang sudah dikenal dengan sebutan Vympel (kalau dikita mungkin A dan B kali ya, soalnya emblemnya juga A dan B). Nanti masing-masing operator ada yang masuk ke Grup Alpha dan juga masuk Vympel.

Banyak aksi yang sudah dilakukan Spetsnaz di dunia nyata ya, diantaranya ada Soviet war di Afghanistan (ini sih jelas ya), ada Beirut hostage crisis, jadi ceritanya pada bulan Oktober 1985 empat orang diplomat soviet disandera oleh sekelompok militan yang mengklaim dirinya sebagai Muslim Brotherhood. Mereka melakukan penculikan itu juga karena ini merupakan rentetan peperangan yang terjadi antara Soviet dan Afgahanistan, yang akhirnya merembet ke Pakistan. Btw, kayaknya yang dimaksud Kamarov berterima kasih ke si Price soal Beirut itu soal ini deh. Mungkin di event ini Price bantu Soviet untuk menyelamatkan diplomat soviet di Beirut. Mungkin loh ya. Hehehehe

Kemudian aksi dari Spetsnaz lainnya ada Second Chechen war di tahun 1999. Ini dibilang cukup panjang juga ya rentetan eventnya selama perang, mulai dari penyandaraan di Moscow theatre sampai pembantaian di sekolah di Beslan pada tahun 2004 yang sampai menawaskan 334 orang dimana rata-rata anak kecil…

Sebetulnya banyak ya aksi Spetsnaz yang diketahui dunia, aksi terkahir terkini mereka ada di Suriah ya. Mereka ikut melakukan intervensi pada perang sipil di Suriah. Bahkan sampai ada quote terkenal dari president Putin yang isinya “Memaafkan atau tidak mereka (teroris) itu urusan Tuhan, tetapi mengirim mereka ke Tuhan itu terserah saya.”

Ok, mungkin itu sekilas profil atau penjelasan tentang Spetsnaz, selebihnya kalau sobat gamer ingin tahu lebih jauh tentang Spetsnaz, sobat gamer bisa googling atau ngobrol-ngobrol di kolom komentar. Sekarang kita beralih pada para operator yang ada dalam game Call of Duty Modern Warfare. So, kita mulai dari Bale dulu ya, terus ke Minotaur, terus ke Rodion, terakhir Nikto.

Staff Sergeant Dmitry Ivanovich Bale, lahir pada tanggal 20 June 1984(sekarang berarti 36 tahun ya), adalah seorang anak dari Kalinina Timurovna Sadovova (Mother) dan Ivan Romanovich Bale (Father). Dia memiliki saudara kembar yang bernama Maxim Ivanovich Bale, atau yang sudah kita kenal dengan sebutan “Minotaur.” jadi Bale sama Minotaur itu saudara kembar ya, kembar identik. Jadi jika sobat gamer pengen tahu mukanya si Bale, sobat gamer tinggal lihat mukanya si Minotaur, karena sama. Bedanya kalau si Bale itu botak ya. Iyes, dia botak. Ok, lanjut.

Bale join Spetsnaz bersama-sama Minotaur pada tahun 2005, dan langsung ditugaskan di Spetsgruppa A – Alpha Group, sebagai satuan counter-terrorism. Di sanalah juga dia mendapatkan rank Staff Sergeant, begitu juga Minotaur. Cuman bedanya si Minotaur jadi Seargant aja, beda dengan si Bale yang jadi Staff Sergeant, posisinya lebih tinggi si Bale (tapi jatohnya si Bale itu NCO atau non-commissioned officer). Biarpun begitu, Bale dan Minatour merupakan sosok yang inseparable alias tak dapat terpisahkan. Jadi dimana ada Bale tugas, pasti ada Minotaur, begitu pula sebaliknya.

Namun semua berubah di tahun 2009. Di tahun itu, Bale mengalami luka parah saat dirinya dan tim menyerbu Rumah Sakit Kurbanov pada saat Second Chechen War. Sebenernya event ini real lifenya terjadi ya, cuman kalau di real lifenya, penyerbuan ke Kurbanov hospital itu terjadi di tahun 1995, tepatnya pada masa First Chechen War.

Nah, di event itu, Bale mengalami luka parah pada tulang belakang C6 akibat tembakan. Sekilas pelajaran biologi, tulang belakang C6 itu berada di bagian pangkal leher bawah ya, sobat gamer bisa lihat gambarnya dari Veritas health. Nah, menariknya, Bale itu dilaporkan tewas ke Minotaur. Sontak dia kaget dan merasa bersalah, terus menyalahkan dirinya atas kematian saudara kembarnya itu. Minotaur pun dinyatakan mengalami trauma dan dirawat selama beberapa waktu.

Nah, pasca peristiwa itu, mereka berdua pun terpisah. Bale yang tidak tahu apa-apa pasca pemulihan kembali melanjutkan tugasnya sebagai tentara, walaupun hanya bersifat administrative role di GRU, sedangkan sang kembaran Minotaur hilang entah kemana (nanti ada ceritanya tersendiri si Minotaur, sekarang kita bahas si Bale dulu). Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada tahun 2014, dia kembali beraksi sebagai Alpha Group setelah lolos tes fisik dan tentu saja ready for fight. Nah, selama masanya dia di Alpha Group, dia pernah menjadi Spetsnaz di bawah perintah General Roman Barkov, namun hanya bertahan selama enam bulan saja. Dia keluar dari “kerajaan” Barkov setelah dia berhasil komplain atas apa yang sudah dilakukan Barkov pada warga Urzikstan.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada bulan July 2019, Bale akhirnya menemukan kabar dari kembarannya Minotaur dan pada bulan November (tahun yang sama) dia merekrutnya dan kembali berjuang bersama di bawah komando Allegiance.

Bale memiliki golongan darah AB- dan ketajaman mata normal, 20/20. Dia memiliki tinggi 1.85 m dan berat 91 kg. Suara Bale sendiri diisi oleh David Agranov.

Ok, itu tadi cerita dari sudut pandang si Bale, sekarang kita lihat cerita dari sudut pandang si Minotaur. Sergeant Maxim Ivanovich Bale (memiliki codename Minotaur) lahir pada 20 June 1984 (sama kayak si Bale, jelas lah mereka kan kembar). Minotaur join Spetsnaz di tahun 2005 dan ditugaskan di Spetsgruppa A – Alpha Group bersama Bale, namun bedanya di jabatan ya, Minotaur mendapatkan rank Seargant, sedangkan Bale di atasnya yang dapat Staff Seargant.

Di tahun 2009, kita udah tau ya bahwa si Bale dan si Minotaur menyerbu Kurbanov Hospital sebagai bagian dari rententan Second Chechen War. Nah, di event tersebut kita tahu kan bahwa si Bale terluka parah karena tembakan. Ternyata hal itu benar-benar terlihat dengan mata kepala Minotaur sendiri. Di sana si Minotaur sambil ngamuk-ngamuk karena “partner yang tak terpisahkan” itu tewas di depan dirinya, dan rekan Spetsnaz yang lain menarik Minotaur untuk retreat dan di sanalah mereka terpisah. Bale yang sedang kritis menjalani perawatan intensif, sedangkan Minotaur mengalami trauma dan terus menyalahkan dirinya atas kematian saudara kembarnya itu. Di sini dia masih nyangka kalau si Bale itu tewas ya, saking ga bisa lupanya, akhirnya dia kabur…

Ya, Minotaur kabur dari Rusia dan Bale pun tak tahu dimana dia. Dia kabur ke Asia Tenggara dan bergabung dengan PMC dengan nama “Sergei Krovopuskov.” Dia telah menghabiskan waktunya selama 10 tahun di sana. Misi yang dia lakukan adalah menangkap para penjahat di Kamboja, Laos dan Thailand. Selama di sana juga dia mengadopsi anak-anak, diantaranya bernama Long Vannak, Su Sokhem, Kalea Thawan, Suda Chao.

Beberapa tahun kemudian, tepatnya pada bulan July 2019, Minotaur akhirnya berhasil ditemukan oleh kembarannya Bale dan pada bulan November (tahun yang sama) dia kembali menjadi Spetsnaz dan berjuang bersama Bale di bawah komando Allegiance.

Minotaur memiliki golongan darah yang sama dengan Bale ya, yaitu AB-, dan memiliki ketajaman mata 19/20. Dia memiliki tinggi 1,85 meter dan berat 95 kg. Sosok Minotaur ini diperankan oleh Nickolai Stoilov.

Ok, cerita Bale bersaudara sudah selesai, sekarang kita beralih ke operator satu lagi, Rodion. Nikodim Rodionovich Egorov, lahir pada 2 April 1994 dari ayah yang bernama Rodion Mikhailovich Egorov (sudah meninggal), dan ibu bernama Irina Maximovna Petrova. Dia memiliki berat 80 kg dan tinggi 1,81 meter, dengan tinggi dan berat segitu, wajar ya kalau perawakan Rodion keliatan kurus.

Saya ga tau pasti ya kapan si pria bergolongan darah O- ini join dengan Spetsnaz. Tapi dia sudah dua tahun mengabdi di 24th Special Purpose Brigade of the Spetsnaz di Irkutsk, sebuah kota di Rusia. Di sana dia melakukan riset dan uji coba prototipe senjata dan teknologi yang bersifat military tech.

Setelah itu, dia mencoba melakukan apply untuk Spetsnaz FSB karena dia terinspirasi oleh Dmitry Bale. Bagi Rodion, sosok Bale merupakan sosok Spetsnaz yang ideal, makanya dia ingin masuk ke Spetsnaz FSB. Selain itu juga dia ingin ikut andil dalam operasi yang bersifat “memerangi kejahatan yang nyata” (maksdunya counter terrorism ya), dan teroris yang dia maksud itu Al Qatala. Maka dia pun melamar ke Spetsnaz Spetsgruppa В atau “Vympel. dan diterima 18 bulan kemudian. Dia langsung berada di bawah arahan Sgt. Kamarov bersama dengan Faction Allegiance dan Armistice. Selama event Armistice berlangsung, Rodion menjalin hubungan baik dengan Yegor Novak dari Chimera.

Sosok Rodion diperankan oleh aktor dan martial artist Themo Melikidze. Jika sobat gamer pernah nonton Partiot Days, dia jadi Tamerlan Tsarnaev, sosok penjahat dalam film itu.