Cerberus Gaming

SEKUAT APA SAS? Profil SAS, Otter, Charly, Throne, dan Ghost Dalam Call of Duty Modern Warfare Indonesia

Ok, setelah kita melihat profil dari Chimera dan Spetsnaz dari Allegiance, serta Warcom dari Coalition (sobat gamer yang belum nonton bisa cek playlist-nya ya), nah, kali ini saya akan membahas kembali salah satu Sub Faction yang ada di dalam game Call of Duty Modern Warfare dan Warzone. Sub Faction ini adalah tempat si Captain Price dan si Gaz Garrick beroperasi ya. Yes, here it is, Special Air Service, atau yang sudah kita kenal dengan sebutan SAS.

Kali ini saya akan membahas apa itu SAS, dan siapa saja operator yang tergabung di dalamnya, berikut masing-masing profilnya para operatornya, diantaranya ada Captain Price, Gaz, Throne, Charly, Otter, Ghost, Soap, dan Macmillan. Tapi dalam video kali ini saya tidak akan bahas Price dan Gaz ya, karena sudah dibahas secara terpisah lewat video yang udah saya buat, sobat gamer bisa cek ya. Begitu juga dengan Soap Mactavish dan Macmillan, karena kita masih belum tahu apa-apa dengan mereka di Modern Warfare versi rebooting ini.

Selain itu juga saya di sini akan memberikan klarifikasi mengenai special force yang tertua antara SAS dan Spetsnaz, kenapa saya bisa bilang Spetsnaz lebih tua dibanding SAS. So, sekuat apa dan segarang apa SAS dan para operatornya, tanpa tunggu basa basi lagi, let’s check it out!

Special Air Service, adalah sebuah satuan khusus atau special force dari British Army, jadi si SAS ini masih bagian dari British Army ya. Jelas, seperti Special Force lainnya, misi mereka berfokus pada operasi-operasi yang khusus, diantaranya menjalankan pengintaian rahasia, counter terorrism, direct action alias terjun perang terbuka langsung, dan penyelamatan sandera. Menariknya, tidak ada catatan sepak terjang yang dilakukan oleh SAS karena sejatinya mereka memang pasukan rahasia, berbeda dengan Spetsnaz yang dimana kita tahu dimana saja mereka beraksi. Jadi sama kayak CIA gtu ya, kita tahu ada SAS, squadronnya gimana dan cara-cara rekrutmentnya gimana, tapi SAS ngapain aja, kemana aja tidak diberitahukan secara publik. Bahkan pemerintahan Inggris dan kementrian pertahanan Inggris pun bungkam untuk bahas sepak terjang SAS.

Ok, sekarang kita bahas sekaligus klarifikasi terkait mulai dibentuknya SAS ini ya. Betul, SAS ini didirikan pada tahun 1941, tepatnya pada zaman Perang Dunia II, atau WWII. Namun mereka dibuat sebagai resimen. Jadi ya jatohnya masih tentara biasa, belum bisa dibilang Corps Special Force. Spetsnaz juga pada tahun 1941, tepatnya tanggal 5 July 1941 sudah membuat Spetsnaz, namun masih dalam bentuk detasmen, namanya  4th Special Volunteer Detachment (sekarang disebut sebagai Navy Spetsnaz) yang digagas oleh Viktor Leonov.

Nah, baru aja SAS dibentuk sebagai corps pada tahun 1950, sedangkan Spetsnaz sudah dibentuk duluan di tahun 1949, pas zaman-zaman uni soviet. Jadi tetep ya, saya klarifikasi bahwa Spetsnaz masih jadi sub faction Special Force yang tertua di dalam game.

Ok, profil singkat SAS mungkin segitu aja ya, soalnya bagaimana pun juga kita ga tau sepak terjang mereka bagaimana, it’s classified. So, kalau gitu langsung aja bahas ya, siapa aja operator yang tergabung dengan SAS dan sedikit profil singkat dari mereka. Kita mulai dari Throne, terus ke si Carly, terus si Otter, dan terakhir… my favorite.. Simon Riley alias Ghost.. Ok, here we go.

Throne

Jacob Micah Throne, lahir pada tanggal 1 Mei 1988 (umurnya sekarang 32 taun ya) dari seorang ayah bernama Stephen Micah Thorne dan ibu bernama Ruth Eliana Burling. Dia mulai meniti karirnya sebagai seorang tentara pada usia 18 tahun sebagai Royal Air Force. Pada usia 23 tahun, dia masuk dan lulus seleksi SAS, sebagai pernghormatan tradisi keluarga ayahnya Stephen Thorne juga adalah seorang prajurit di SAS, sebagai Mayor ya.

Di SAS, Throne berada di bawah arahan Lt. Jonathan Price dan melakukan operasinya di Irak, Afghanistan, Urzikstan, dan Kastovia. Namun pada tahun 2011, Throne mengajukan transfer dan tidak mau lagi berada di bawah komando Price, karena masalah etika ya. Jadi pada waktu itu Throne bersama-sama pasukan Price melakukan penangkapan dan interogasi tanpa izin dari seorang tahanan Ultranasionalis di Kastovia. Ya, sobat gamer udah tau ya sepak terjang si Price kayak gimana, emang dia orangnya ga selalu lurus ikut aturan.

Pada tahun 2014 dia mencapai pangkat Letnan. Sama seperti Price pada saat dia menjabat sebagai letnan, Throne pun diberi komando untuk satu platoon SAS, dan disandingkan dengan Sergeant Charlotte “Charly” Johnstone dari resimen Special Reconnaissance. Kemudian Throne bersama timnya dipilih oleh Director Special Forces untuk mewakili SAS sebagai representatif Coalition.

Pada tangga; 12 Juni 2018, Coalition melakukan operasi Iron Canopy dengan tujuan untuk menangkap pemimpin The Jackals, si Viktor “Zane” Metiko. Selama operasi, dilaporkan bahwa sebenarnya si Throne udah berhadap-hadapan dengan Zane, namun tidak ada kontak senjata apapun ketika mereka bertemu.

Nah, pada Maret 2020, ketika Khaled Al Asad menyerang Verdanks, Allegiance dan Coalition melakukan gencatan senjata dan bekerja sama untuk melawan New AQ.

Throne memiliki tinggi 1.82 m dan berat 80.2 kg. Dia memiliki ketajaman mata 21/21 ya, dia atas ketajaman mata orang normal. Oh iya, orang yang bergolongan darah O- ini sudah menikah ya, istrinya bernama Izabella King. Sosok Throne itu sendiri diperankan oleh Treva Etienne. Kalau sobat gamer nonton Pirates of Carrebian pertama yang The Curse of the Black Pearlsobat gamer pasti lihat dia sebagai Koehler. Ok, jangan itu. Tau kan film Black Hawk Down, tau si Firimbi? si penjahat Somalinya? Nah itu si Treva Etienne.

Carly

Charlotte Eleanor Johnstone (biasa dipanggil Charly) adalah seorang berkebangsaan Scottish (kayak si Soap) yang lahir pada tanggal 20 Februari 1987 (umurnya 33 tahun berarti) dari pasangan Craig Aaron Johnstone (Father) dan Emilia Gilmour Johnstone (Mother). Dari berumur 8 tahun sampai dia remaja (18 tahun), dia dilatih oleh ayahnya yang seorang Captain di British Army selama menjalankan tugasnya di Kenya dan Tanzania.

Sama seperti Throne, di tahun 2005 Charly bergabung dengan British Army karena mengikuti tradisi keluarga. Dalam waktu singkat dia lolos dan masuk ke resimen Special Reconnaisance, salah satu resimen di British Army (jadi dia belum masuk SAS ya). Selama karirnya di sana, dia menjalankan misinya di Iraq, Afghanistan dan Libya. Nah, baru, pada tahun 2011 sampai sekarang, dia masuk ke SAS dibawah pimpinan Jacob Throne, dan tentu saja dia jadi berteman baik dengan Throne. Berdasarkan laporan dari Coalition, dia memiliki 84,4% overall rate success selama Charly dan Throne beraksi bersama.

Pada suatu ketika selama dia berada di Urzisktan, Charlu berhasil mengatur pertahanan dan menyelamatkan sebuah safehouse CIA dari serangan Al Qatala di bagian selatan Urzikstan. Tentu saja, hal tersebut berhasil membuat dirinya berteman baik dengan Kate Laswell.

Serangan Al-Qatala di Piccadilly Circus pada 25 Oktober 2019 semakin mengukuhkan komitmen SAS kepada Coalition, dan penugasan Charly dan Thorne di sana pun atas rekomendasi Laswell.

Charly memiliki tinggi 1.77 m dan berat 58.9 kg. Sama seperti Throne, wanita bergolongan darah O- ini pun memiliki ketajaman mata di atas orang normal, yaitu 21/21. Sosok Charly diperankan oleh Katy Towsend, seorang wanita yang sudah aktif menjadi pengisi suara di banyak game, beberapa diantaranya ada Mass Effect dan Fallout.

Otter

Benjamin Francis Lee lahir pada tanggal 1 April 1992 (Usia sekarang berarti 28 tahun ya) dari seorang ibu yang bernama Ruby Atkins Lee (sudah meninggal) dan seorang ayah yang tidak diketahui namanya (karena udah meninggal juga ya). Dia menjadi seorang anak yatim piatu sejak dia berusia tiga tahun, dan dia dibesarkan dan dijaga oleh negara. Tapi ya begitu, hidup tanpa orang tua membuat Francis Lee ini menjadi brutal. Selama remaja dia melakukan banyak tindakan kriminal seperti pencurian, perampokan, vandalism, penyerangan dan perbuatan lainnya yang meresahkan publik. Makanya dia dijuluki Otter, yang artinya berang-berang, hewan yang cukup mengganggu di wilayah eropa.

Namun semua hal kelam itu berbalik menjadi sebuah anugrah. Pada Juni 2011, ketika dia berusia 19 tahun. Otter jadi artis viral, yes artis viral mirip sama orang yang gembar-gembor odading mang oleh. Hahahahaha. Namun dia bedanya, dia menjadi viral ketika dia menggagalkan serangan penusukan yang diduga tersangkanya adalah orang Al Qatala. Dia memukuli tersangka sampai pingsan di tengah-tengah publik dan pastinya, orang-orang disekitarnya merekam kejadian tersebut. Dia menjadi artis viral dan tentu saja sesaat. Dua bulan setelah peristiwa itu, dia bergabung dengan British Commando.

Lee berkembang pesat dalam pelatihan dan mengikuti seleksi SAS atas rekomendasi perwira senior. Ia lolos seleksi pada Januari 2012. Otter langsung dikerahkan untuk operasi di Irak, Afghanistan, Libya, Somalia, Yaman dan Urzikstan. Dia bertugas di bawah Kapten John Price dalam tujuh operasi saja. Price menggambarkan Otter sebagai prajurit yang kejam dan cakap tetapi sering kali terlalu bersemangat, membuat dirinya jadi selalu terlalu terburu-buru dalam menghadapi situasi.

Selama operasi gabungan SAS / Pasukan Khusus Australia di Afghanistan, Lee bersahabat dengan Jackson Wyatt. Sebetulnya ketika dievaluasi psikologisnya, Otter ini digambarkan sebagai orang yang cenderung anti-sosial, makanya ketika dia bersahabat dengan Wyatt, itu menjadi sesuatu yang unik bagi para perwira.

Otter memiliki tinggi, 1.76 m dan berat 78.9 kg. Dia juga memiliki golongan darah A+ dan ketajaman mata 19/21, masih tergolong di atas normal ya.

Ghost
Ok, sebenarnya belum ada informasi lebih lanjut terkait data pribadi si Ghost ya, tapi saya coba jelaskan sebisa saya, karena seiring berjalannya season dalam game, sosok Ghost ini cukup berperan ya, terutama ketika memberikan intel pada para operator.

Simon Riley, lahir di Manchester, dia bergabung dengan Special Air Service dan menghabiskan sebagian besar karirnya melakukan misi jangka pendek dan melaksanakan secret task ini the secret place. Dia benar-benar ahli dalam urusan yang sifatnya diam-diam dan rahasia. Dia pandai melakukan sabotase, penyergapan tersembunyi, dan infiltrasi ke area yang berbahaya. Ghost menyembunyikan identitasnya di bawah topeng tengkorak khas untuk menjaga anonimnya ketika sedang misi.

Pada satu waktu, Ghost pernah bekerja di unit yang sama dengan Mace. Jadi ini udah dikonfirmasi sama Infinity Wardnya ya, tapi kita belum tahu unit mana itu dan apa misinya, tapi yang jelas baik Mace maupun Ghost memakai topeng yang sama.

Setelah kematian Jenderal Roman Barkov, Ghost direkrut oleh Kapten John Price untuk Task Foce 141 yang baru dibentuk. Menyusul invasi Verdansk oleh Al-Qatala pada 3 Maret 2020, Riley juga diberi tugas untuk melawan New AQ di kota itu. Salah satu operasi yang dilakukan Ghost yaitu membantu tim Arm-4 menyusup ke bandara Verdansk yang diduduki untuk mengambil inti nuklir, kalau di dalam game namanya Operation Crosswinds.

Ketika Al-Qatala melepaskan gas beracunnya di dalam Verdansk, Ghost menemukan situasi yang kacau di mana para operator Armistice berbalik melawan mereka sendiri dan mulai saling bantai. Sambil menyelidiki apa yang sebenarnya terjadi di Verdansk, dia meminta Price untuk mengirimkan bala bantuan yang bisa dia percaya. Pada suatu waktu Ghost berhasil melarikan diri dari Verdanks dan ditempatkan di lokasi rahasia (kemungkinan UrzikstaN) di mana Price memberitahu bahwa rencana Zakhaev berhasil, Armistice sekarang secara resmi hancur. Di sana Ghost dibantu oleh “Alex”, yang dikirim oleh Price sebagai orang yang bisa dipercaya.

Ghost kemudian akan mulai mengumpulkan informasi terkait dengan serangan bandara yang terjadi selama invasi Al-Qatala-Aljahdid ke Verdansk (kita sudah tau ya kenapa bisa terjadi peperangan antar Armistice). Dia diberi tugas untuk memeberitahukan sebuah keanehan yang terjadi di Verdansk, yang dia sembunyikan lewat sebuah foto dan koin emas. Untuk mengetahui intel drop apa saja yang sudah diberikan oleh Ghost, sobat gamer bisa cek playlist yang sudah saya buat ya.

Suara Ghost diisi oleh artis asal Inggris yang bernama Jeff Leach. Menurut saya, suaranya cocok dengan karakter yang dibawakan Ghost sekarang. Kalau menurut sobat gamer gimana?